Rujak Cingur Masuk Daftar Warisan Budaya
Rujak Cingur
rujak-cingur-surabaya Rujak Cingur Masuk Daftar Warisan Budaya
Rujak Cingur

Triznesia.com – Salah satu makanan khas Surabaya, rujak cingur, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Apa itu rujak cingur ?

mengutip laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, makanan ini menjadi salah satu di antara 289 budaya yang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda 2021 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Dinamakan rujak cingur karena menggunakan cingur sebagai salah satu bahan olahannya. Cingur sendiri berarti moncong atau mulut hewan. Biasanya, moncong sapi menjadi salah satu bahan untuk olahan rujak cingur.

Rujak cingur diperkirakan muncul di Surabaya sejak 1938 dan di jual di sebuah warung yang terletak di Jalan Genteng Durasim 29. Rujak cingur legendaris ini dikenal dengan nama Rujak Cingur Genteng Durasim.

Pemilik warung Rujak Cingur Genteng Durasim, Hendri, mengatakan usaha mereka dimulai oleh neneknya yang bernama Mbah Woro. Setelah itu, digantikan oleh ibunya, Bu Maryam, hingga beliau meninggal. 

Usaha itu kemudian dijalankan turun temurun dengan tetap mempertahankan cita rasa dan mutunya. Warung Rujak Cingur Genteng Durasim akhirnya masih eksis hingga sekarang.