Mengobati Infeksi Saluran Kemih
Ilustrasi
Mengobati-Infeksi-Saluran-Kemih-1024x576 Tips Mengobati Infeksi Saluran Kemih Akibat Sering Menahan Kencing
Ilustrasi

Triznesia.com – Jika anda terlalu lama menahan kencing, itu dapat mengakibatkan infeksi Kandung Kemih (Sistiris) dan Infeksi Saluran Kemih (ISK). Mengutip laman Tempo, ISK adalah infeksi umum yang terjadi di seluruh sistem saluran kemih, termasuk ureter, uretra, kandung kemih dan ginjal.

Sering Merasa sakit ketika buang air kecil dan merasa sakit di sisi atau punggung bawah adalah gejala ISK. ISK terjadi jika urin yang bergerak menuju sistem kemih terkontaminasi bakteri yang masuk ke dalam uretra dan kandung kemih sehingga membuat infeksi atau peradangan. 

Sedangkan sistiris merupakan infeksi yang lebih detail dan menyebabkan peradangan akibat bakteri yang masuk ke kandung kemih. 90% lebih kasus infeksi kandung kemih sistitis di sebabkan bakteri yang biasa di temukan di usus. Kandung kemih adalah wadah berbentuk kantung yang menyimpan urin sebelum meninggalkan tubuh yang merupakan bagian dari saluran kemih.

Pada wanita ISK umum terjadi, tetapi dapat juga menimpa pria, orang dewasa, dan anak-anak. dalam kasus anak-anak 1 sampai 2 persen mengalami infeksi saluran kemih, di mana 8 juta hingga 10 juta setiap tahun anak-anak melakukan kunjungan ke dokter karena infeksi saluran kemih.

Jika infeksi saluran kemih terjadi, antibiotik bisa menjadi obat yang mampu membunuh bakteri. Beberapa antibiotik tersebut ialah nitrofurantoin, sulfonamida (obat sulfa), amoksisilin, sefalosporin, trimetoprim atau sulfametoksazol, doksisiklin, kuinolon (seperti ciprofloxacin).

Menjaga kebersihan yang baik dapat mencegah terjadinya ISK, minum sampai delapan gelas air per hari, sering buang air kecil, hindari menggunakan pakaian ketat. Apabila gejala infeksi saluran kemih sudah terlihat segera hubungi penyedia layanan kesehatan. 

Cara mencegah terjadinya infeksi saluran kemih melansir dari www.mayoclinic.org adalah dengan banyak minum air putih dan hindari minum kopi, alkohol, dan minuman ringan lain yang mengandung jus jeruk atau kafein.

Membersihkan area depan sampai belakang setelah buang air kecil dan besar untuk mencegah bakteri menyebar ke vagina dan uretra, serta menghindari penggunaan produk-produk yang menjadi penyebab iritasi.

Pencegahan infeksi saluran kemih juga dapat di lakukan dengan menggunakan bantalan pemanas, obat alternatif, serta membuat janji temu dengan dokter. Dan, tentu jangan terlalu sering menahan kencing menjadi kuncinya.