Tjahjo Kumolo
Tjahjo Kumolo
Tjahjo-Kumolo Aturan Baru WFH dan WFO untuk ASN Selama PPKM
Tjahjo Kumolo

Triznesia.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengeluarkan surat edaran perihal penyesuaian sistem kerja pegawai ASN selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Pelaksanaan tugas kedinasan di kantor (work from office/WFO) di prioritaskan bagi pegawai yang telah divaksin,” demikian keterangan dalam laman Menpan.go.id, Jumat, 12 November 2021.

Pemberlakuan sistem kerja ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No. 25/2021. Berikut ini rincian lengkap aturan tersebut.

A. Kantor Pemerintahan Sektor Non-esensial

1. Jawa dan Bali

• PPKM Level 1, sebanyak 75 persen pegawai work from office (WFO).

• PPKM Level 2, sebanyak 50 persen pegawai WFO.

• PPKM Level 3, sebanyak 25 persen pegawai WFO.

• PPKM Level 4, 100 persen pegawai work from home (WFH).

2. Luar Jawa dan Bali

• PPKM Level 1 dan 2 di bagi dalam beberapa zona. Kabupaten atau kota zona hijau di berlakukan 75 persen pegawai WFO. Sementara kabupaten atau kota zona kuning dan zona oranye di berlakukan 50 persen WFO. Untuk kabupaten atau kota zona merah di berlakukan 25 persen WFO. 

• PPKM Level 3, sebanyak 50 persen WFO. Jika di temukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari.

• PPKM Level 4, sebanyak 25 persen WFO. Jika di temukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari.

B. Kantor Pemerintahan Sektor Esensial

1. Jawa dan Bali

• PPKM Level 1, maksimal 100 persen WFO.

• PPKM Level 2, maksimal 75 persen WFO.

• PPKM Level 3 dan 4, maksimal 50 persen WFO.

2. Luar Jawa dan Bali

• PPKM Level 1 dan 2, maksimal 100 persen WFO.

• PPKM Level 3, maksimal 100 persen WFO.

• PPKM Level 4, maksimal 50 persen WFO.

C. Kantor Pemerintahan Sektor Kritikal

1. Jawa dan Bali

• PPKM Level 1, maksimal 100 persen pegawai WFO.

• PPKM Level 2, maksimal 100 persen pegawai WFO.

• PPKM Level 3 dan 4, maksimal 100 persen pegawai WFO.

2. Luar Jawa dan Bali

• PPKM Level 4, maksimal 100 persen pegawai WFO.