bupati buton selatan
IMG_20211116_194043 Kecurangan Seleksi CPNS Busel, Dedi Ferianto: Harus Diungkap Siapa Aktornya
Kuasa Hukum 20 korban praktek kecurangan seleksi CPNS Busel 2021, Dedi Ferianto, SH, CMLC

TRIZNESIA.COM, BAUBAU – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menemukan adanya indikasi kecurangan dalam tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS 2021 di beberapa titik lokasi, salah satunya di Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dilansir dari sultra.tribunnews.com, hasil laporan petugas BKN terdapat aplikasi remote acces pada seluruh komputer (PC) yang terdeteksi saat pengecekan awal dan hasil analisis Machine Learning (ML) terdeteksi 41 peserta berbuat curang.

Menanggapi hal itu, Dedi Ferianto, SH, CMLC selaku kuasa hukum 20 korban kecurangan seleksi CPNS di Busel menyayangkan dan mengutuk keras tindakan culas tersebut kembali dilakukan.

Baca Juga: Sinergi KALSEL – NTB, Jadi Titik Balik Pemulihan Pariwisata Borneo

Kata Dedi, praktek culas itu sebelumnya juga pernah terjadi di Busel pada 2019, meskipun pada akhirnya klien/korban di luluskan kembali.

“Jangan lupa, data-data pemalsuan serdik tahun 2019 masih tersimpan rapi. Nampaknya memberikan maaf saja tidak cukup namun harus diberi efek jera agar tidak terulang”, kata Dedi, di Baubau.

Di yakininya bahwa tindakan curang tersebut bekerja sistemik dan terorganisir. Olehnya itu dia meminta, selain diskualifikasi terhadap peserta yang kedapatan berlaku curang, BKN juga harus membawa masalah ini pada proses hukum.

“Agar terungkap secara terang benderang siapa aktor di balik semua ini”, tegasnya seraya menutup.

Untuk diketahui, dengan aplikasi remote acces dapat memungkinkan seseorang yang berada di lokasi berbeda mengakses komputer yang di gunakan peserta saat tes berlangsung untuk membantu menyelesaikan soal ujian.

LaOde_Arusani_busel Kecurangan Seleksi CPNS Busel, Dedi Ferianto: Harus Diungkap Siapa Aktornya
bupati buton selatan

Menurut beberapa sumber yang di dapatkan triznesia, terdapat anak Bupati Buton Selatan berinisial LR pada daftar seleksi CPNS yang terbukti curang dan telah didiskualifikasi oleh KEMENPAN RB.