Rencana MotoGP Hentikan bahan Bakar Fosil
Rencana MotoGP Hentikan bahan Bakar Fosil
MotoGP-1024x599 Rencana MotoGP Hentikan bahan Bakar Fosil
Rencana MotoGP Hentikan bahan Bakar Fosil

TRIZNESIA.COM – MotoGP mempunyai rencana menggelar balapan yang ramah lingkungan. Rencananya, ajang balapan paling bergengsi di dunia itu siap meninggalkan bahan bakar fosil mulai tahun 2027.

FIM sebagai penyelenggara MotoGP memastikan rencana tersebut secara bertahap. Nantinya, MotoGP akan menggunakan 40 persen bahan bakar non fosil pada 2024 dan meninggalkan 100 persen bahan bakar fosil pada 2027.

Biofuel atau eFuel akan menjadi bahan bakar utama yang di gunakan pada ajang balapan MotoGP. Nantinya, semua pabrikan akan bekerja sama untuk bisa mengembangkan mesin yang dapat menggunakan bahan bakar non-fosil.

Presiden FIM, Jorge Viegas, mengaku bangga dengan keputusan tersebut. Ia meyakini aturan tersebut akan menjadikan MotoGP sebagai ajang balap ramah lingkungan dari sebelumnya.

BACA JUGA: Joan Mir Anggap Francesco Bagnaia Saingan Terberat di MotoGP 2022

“Saya sangat bangga dengan pengumuman ini, setelah berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun bernegosiasi dengan perusahaan dan produsen bensin, kami telah mencapai kesepakatan,” ujar Viegas di lansir dari situs resmi MotoGP, Kamis (25/11/2021).

“Ini akan memungkinkan MotoGP menjadi pemimpin dalam revolusi nyata untuk keberlanjutan ini,” imbuhnya.

Viegas meyakini bahwa aturan tersebut akan membuat jalannya balapan lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi keseruan yang tersaji. Di rinya pun yakin MotoGP akan menjadi pelopor untuk menyajikan ajang balap yang ramah lingkungan.

BACA JUGA: Luhut Sebut Sirkuit Mandalika Akan Diperbaiki, Persiapan MotoGP?

“Kami ingin benar-benar menunjukkan jalan kepada semua produsen sepeda motor bahwa mungkin untuk bersenang-senang yang kita semua sukai tetapi dengan bahan bakar yang berkelanjutan,”ujarnya.

“Kami berharap pada tahun 2027 untuk memiliki bahan bakar bebas karbon sepenuhnya di kompetisi kami, memimpin dan menunjukkan itu, bahkan jika balapan adalah bagian kecil dari emisi, kita harus menjadi pemimpin perubahan ini,” tukasnya.