Gambar Ilustrasi
04032020_semeru Update Erupsi Semeru: Ini Daerah yang Terdampak Letusan
Gambar Ilustrasi

TRIZNESIA.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Budi Santosa, melaporkan kondisi terkini setelah peristiwa letusan Gunung Semeru

Berdasarkan data sementara BPBD, ada tiga desa di dua kecamatan yang terdampak erupsi Semeru. Di Kecamatan Pronojiwo, ada dua desa yang terdampak yaitu Desa Supiturang dan Desa Curah Kobokan.

Sementara, Kecamatan Candipuro melaporkan adanya satu desa yang terdampak yaitu desa Sumberwuluh. Hingga saat ini, BPBD Jatim masih terus melakukan pendataan terkait pengungsi dan dampak kerusakan.

Pihak BPBD Jatim juga sedang menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

“Agen Bencana Provinsi Jatim dan TRC PB BPBD Kabupaten Lumajang menuju lokasi untuk assesment dan melakukan evakuasi warga di sekitar Gunung Semeru,” kata Budi kepada Kompas.com, Sabtu (4/12/2021). Ia mengimbau agar masyarakat menjauhi daerah sekitar sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

Baca juga : Gunung Semeru Meletus, Ini Penjelasan BNPB

Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12/2021) yang diawali dengan laharan pukul 13.30 WIB. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani.

“Erupsi Semeru berupa awan panas guguran, tanggal 4 Desember 2021 pukul 13:30 WIB, diawali dengan laharan. Tercatat di seismogram Amplitudo maksimum 25 mm durasi masih berlangsung,” kata Andiani saat dikonfirmasi, Sabtu.

Ia menjelaskan, guguran awan panas mengarah ke daerah Besuk Kobokan. Kendati demikian, Andiani menyebutkan, status Semeru masih berada pada Waspada Level II sejak 2012.

Baca juga : Gunung Semeru Meletus, Warga Berjarak 1KM Diminta Evakuasi

Kronologi erupsi Semeru Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, getaran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter. 

Data itu berdasarkan pengamatan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.