Muhaimin Iskandar Berharap Tidak Ada voting Saat Muktamar NU ke-34
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin. Foto: Humas DPR RI

TRIZNESIA.COM — Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berharap tidak ada voting saat Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34. Namun bisa dilakukan secara musyawarah mufakat.

Apalagi, salah satu agenda besar Muktamar NU di Lampung adalah pemilihan Ketua Umum PBNU.

“Alhamdullilah muktamar yang lalu dipilih melalui ahlul halli wal aqdi, tanpa voting. Kita optimis musyawarah mufakat adalah jalan terbaik,” ujar Muhaimin, Rabu (22/12).

Soal calon yang akan maju pada pemilihan Ketum PBNU, Muhaimin mengatakan, siapapun yang terpilih merupakan kader terbaik NU. “Sama-sama terbaik. Yang penting musyawarah mufakat. Ini pemilihan muktamirin yang menentukan, kita hanya mendoakan saja,” pungkasnya.

Baca Juga: Setuju Regenerasi, 27 PWNU Dukung Keinginan Rois Aam Percepat Muktamar 17 Desember

Sementara itu, sebanyak 447 Pengurus Cabang NU (PCNU) dan Pengurus Wilayah NU (PWNU) berikrar mendukung calon Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam Muktamar NU di Lampung 22-23 Desember.

Ikrar dilakukan dalam acara silaturahmi PCNU dan PWNU dengan Gus Yahya di Graha Wangsa, Bandarlampung, Selasa (21/12) malam.