Gambar Ilustrasi

TRIZNESIA.COM – Akibat hujan lebat beberapa hari terakhir ini, banjir telah melanda sejumlah daerah di tanah air sejak Sabtu (25/12/2021). Salah satunya Kota Palembang, Sumatera Selatan yang terendam banjir sejak dini hari, Sabtu (25/12/2021). 

Banyak titik banjir di Palembang, yang terjadi di hampir seluruh kecamatan yang ada, mulai dengan ketinggian setengah meter hingga 1,5 meter. Diduga banjir ini terjadi akibat hujan lokal yang mengguyur Kota Palembang sejak tengah malam ataupun dini hari, dan diperparah dengan kondisi tak ada saluran pembuangan air.

Sedangkan di wilayah lainnya yang juga direndam banjir pada Jumat (24/12/2021) adalah 21 desa di Madiun, Jakarta Selatan, Bintaro, hingga Kawasan Dermaga Palabuhanratu. Banjir tersebut memengaruhi aktivitas masyarakat di sekitar area tersebut. 

Baca juga : Banjir Malaysia Tewaskan Belasan Orang

Dan juga banjir akan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, pohon tumbang, jembatan putus, ataupun meningkatnya risiko infeksi penyakit menular yang terbawa arus banjir. Oleh karena itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan daftar wilayah di Indonesia hari ini dari status siaga dan waspada.

Potensi wilayah terdampak hujan lebat seperti Maluku (Siaga) – Jambi (Waspada) – Sumatera Selatan (Waspada) – Bengkulu (Waspada) – DKI Jakarta (Waspada) – Jawa Barat (Waspada) – Jawa Tengah (Waspada) – Jawa Timur (Waspada) – Banten (Waspada) – Nusa Tenggara Timur (Waspada) – Kalimantan Utara (Waspada) – Sulawesi Utara (Waspada) – Sulawesi Selatan (Waspada)

Untuk menghindari hal dari berbagai potensi risiko dampak akibat curah hujan, maka berikut sejumlah upaya mitigasi dampak hujan lebat. 

  • Berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah 
  • Memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial 
  • Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan 
  • Berkoordinasi dengan pihak-pihak kebencanaan 
  • Tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak 
  • Mengamankan dokumen-dokumen penting 
  • Mengondisikan barang-barang agar aman dari bencana 
  • Mematikan peralatan elektronik 
  • Menghemat penggunaan air bersih atau minum, listrik, dan gas 
  • Tidak menggunakan alat transportasi darat jika tidak mendesak