Fakta Destinasi Wisata Cappadocia di Turki
Cappadocia, viral karena serial Layangan Putus

Triznesia.com – Belakangan ini sedang viral destinasi wisata Cappadocia yang sering di bicarakan oleh warganet kerena di sebut-sebut dalam serial Layangan Putus. Dialog yang di lontarkan oleh Putri Marino (Kinan) kepada Reza Rahardian (Aris) tersebut sepertinya sangat membekas di telinga warganet. 

Apa yang membuat Cappadocia istimewa sehingga banyak orang yang ingin pergi ke sini. Cappadocia merupakan salah satu tempat yang masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO dan saat ini berbagai situs sejarah dan pemandangan yang indah tersimpan di tempat ini. 

Baca Juga: 3 Kota Wisata di Dunia Yang Wajib Dikunjungi Setelah Pandemi Mereda

Yuk simak fakta menarik tentang destinasi wisata Cappadocia yang triznesia kutip dari laman Viva.co.id.

Arti Nama Cappadocia

Nama Cappadocia berasal dari kata “Katoatuka” dari Persia yang memiliki arti kuda yang indah. Pada masa itu, kuda menjadi hadiah atau upeti yang di persembahkan kepada raja-raja Asyur dan Persia Kuno.

Mempunyai Formasi batuan yang Unik

Formasi batuan ajaib yang ada di Cappadocia terbentuk karena letusan gunung berapi yang kemudian mengganggu lanskap Central Anatolia pada sekitar 60 juta tahun lalu. Batuan ajaib tersebut di kenal dengan nama peri Cappadocia atau Kastil Kapas. Batuan tersebut melunak akibat terpoles secara konstan oleh erosi angin dan air.

Balon Udara

Balon udara menjadi salah satu objek yang ikonik di Cappadocia. Bagaimana tidak? Langit Cappadocia menjadi terlihat sangat cantik dan indah dengan adanya balon-balon udara yang terbang menghiasi langit. Balon udara ini juga menjadi yang paling di favoritkan oleh wisatawan untuk di naiki dan menjadi hal yang wajib untuk di lakukan saat mendatangi Cappadocia. Tak heran jika Cappadocia ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang paling populer di Turki dan berkelas dunia.

Penduduk Asli Cappadocia

Sejak era paleolitik, wilayah Cappadocia sudah menjadi pemukiman bagi manusia. Wilayah ini di sebut sebagai tempat tinggal oleh orang Het antara 2500 SM hingga 2000 SM dan menetap di Cappadocia sekitar 2000 SM. 

Diwaktu yang hampir bersamaan, pos perdagangan juga di dirikan oleh orang-orang Asyur. Sejak 1250 SM perubahan telah terjadi di wilayah tersebut seperti mengubah penguasa dari Frigia dan Persia ke Romawi pada 17 M.

Mempunyai Kota Bawah Tanah

Di ketahui, kota bawah tanah tersebut menjadi tempat untuk orang-orang kristen berlindung dari Romawi. Kota bawah tanah tersebut juga memiliki sekitar 200 gereja dengan makna sejarahnya yang besar. 

Karena batu-batunya dapat di tempa, terowongan tersebut juga dapat di ukir sehingga banyak kota yang terbuka bagi pengunjung. Bahkan ada juga beberapa gua buatan yang di gali dengan kedalaman 8 kaki sebagai tempat persembunyian pada saat periode ketidakstabilan di Turki.