Gambar Ilustrasi

TRIZNESIA.COM – BPJS Kesehatan biasanya digunakan di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat dengan tempat tinggal. Di mana tertera pada kartu BPJS Kesehatan faskes tingkat I sesuai alamat tempat tinggal peserta. Namun bagaimana jika sedang berada di luar kota? Apakah BPJS Kesehatan tetap bisa digunakan?

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Lily Kresnowati melalui Youtube BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa masyarakat tetap bisa berobat seperti biasa menggunakan BPJS Kesehatan pada saat berada di luar domisilinya. 

“Salah satu prinsip JKN KIS adalah portabilitas, artinya saat kita berada di luar kota tempat FKTP kita terdaftar, maka pelayanan kesehatan di Puskesmas, klinik, atau dokter keluarga masih bisa kita dapatkan di faskes terdekat dengan lokasi kita,” kata Lily. Selain itu juga, pada kondisi darurat masyarakat bisa langsung ke unit gawat darurat (UGD) di rumah sakit terdekat.

Baca juga: Kelas Rawat Inap BPJS Dihapus, DJSN: Besar Iuran Akan Perhatikan Kemampuan Bayar

Lily juga menjelaskan untuk mengetahui lokasi faskes terdekat cukup dengan mengecek pada aplikasi mobile JKN pada menu lokasi faskes. Untuk menggunakan BPJS Kesehatan di luar kota Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan alurnya tetap sama. Yaitu pertama peserta BPJS datang ke faskes tingkat pertama terlebih dahulu.”Ke faskes tingkat pertama terdekat,” ujar Iqbal, Minggu (9/1/2022). 

Walaupun dapat digunakan di luar kota, Iqbal mengatakan bahwa pemeriksaan di luar domisili hanya maksimal 3 kali dalam sebulan. “Kalau di luar domisili bisa maksimal 3 kali dalam sebulan. Kan kalau parah bisa dirujuk ke RS,” kata Iqbal. Namun jika kondisi sakit pasien mengalami kondisi yang parah maka bisa dirujuk ke IGD rumah sakit.