Gambar Ilustrasi

TRIZNESIA.COM – Pemerintah resmi menggulirkan program vaksinasi dosis ketiga atau booster mulai Rabu (12/1/2022). Vaksin booster di berikan secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia serta di peruntukkan bagi yang berusia 18 tahun ke atas dan telah menerima vaksin dosis kedua dalam jangka waktu minimal 6 bulan. 

Kelompok prioritas penerima vaksin booster adalah orang lanjut usia (lansia) dan penderita immunokompromais. Jenis vaksin ketiga yang di berikan akan di tentukan oleh petugas kesehatan berdasarkan riwayat vaksinasi dosis 1 dan 2 yang di terima dan sesuai ketersediaan vaksin di tempat layanan. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa penerima vaksin booster akan di beri sertifikat vaksin.

“Ada (sertifikat vaksin Covid-19),” ujar Nadia, Kamis (13/1/2022) sore. 

Baca juga : Waktu Sembuh Pasien Covid-19 Omicron 10-14 Hari, Mirip Delta

Sertifikat vaksin merupakan tanda bukti seseorang telah di vaksin Covid-19. Sertifikat tersebut juga merupakan dokumen penting sebagai syarat perjalanan. Nadia pun menjelaskan cara pengecekan sertifikat vaksin tersebut. 

“Di PL (PeduliLindungi) seperti biasa, masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan (NIK),” Jelas Nadia. 

Ada beberapa langkah untuk menyimpan sertifikat vaksinasi Covid-19 melalui laman PeduliLindungi

1. Buka website https://www.pedulilindungi.id/

2. Klik tombol “Login/Register” yang terdapat di pojok kanan atas website 

3. Buat akun dengan mengisi nama lengkap, nomor ponsel, dan nomor KTP (NIK) 

4. Apabila sudah memiliki akun, login dengan nomor ponsel yang telah di daftarkan 

5. Masukkan kode OTP untuk verifikasi. 

6. Kode OTP dikirim lewat SMS ke nomor ponsel yang di daftarkan 

7. Setelah login, klik menu profil yang berada di pojok kanan atas 

8. Kemudian klik “Sertifikat Vaksin” Akan muncul sertifikat vaksinasi yang di miliki, baik itu vaksinasi pertama, kedua, maupun ketiga 

9. Klik pada salah satu sertifikat vaksinasi Klik “Unduh Sertifikat” untuk menyimpan sertifikat.

Selain melalui website, pengecekan, dan mengunduh sertifikat vaksin Covid-19 juga dapat dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi. Berikut langkahnya: 

1. Unduh dan instal aplikasi PeduliLindungi lewat Play Store atau App Store Buka aplikasi dan berikan izin akses lokasi, penyimpanan, dan kamera 

2. Buat akun dengan mengisi nama lengkap, nomor ponsel, dan nomor KTP (NIK) 

3. Apabila sudah memiliki akun, login dengan nomor ponsel yang telah di daftarkan Masukkan kode OTP untuk verifikasi. Kode OTP di kirim lewat SMS ke nomor ponsel yang didaftarkan 

4. Setelah berhasil login, klik menu profil yang ada di pojok kanan atas 

5. Kemudian, klik menu “Sertifikat Vaksin” Akan muncul sertifikat vaksinasi yang di miliki, baik itu vaksinasi pertama maupun vaksinasi kedua 

6. Klik pada salah satu sertifikat vaksinasi Klik “Unduh Sertifikat” untuk menyimpan sertifikat.

Dan dapat juga melalui WhatsApp, caranya:

1. Kirim pesan “Hai” ke nomor layanan chatbot WhatsApp Kemenkes 0811-1050-0567

2. Klik “Menu Utama” 

3. Klik “Sertifikat Vaksin” dan kirim Tunggu sampai mendapat balasan dari Kemenkes 

4. Masukkan nomor telepon yang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi 

5. Masukkan kode OTP yang telah dikirim ke nomor telepon Akan muncul menu “Download Sertifikat”, “Status Vaksinasi”, dan “Ubah Info Diri” 

6. Pilih “Download Sertifikat” Masukkan nama Masukkan NIK Unduh sertifikat vaksin Covid-19.

Sertifikat vaksinasi yang telah di simpan dapat di gunakan sebagai syarat perjalanan dan hanya boleh di perlihatkan kepada petugas yang berwenang. Sertifikat tersebut juga tidak harus di cetak untuk bisa di gunakan sebagai syarat dokumen perjalanan. Sebab, sertifikat versi digital sudah cukup sebagai pelengkap untuk ditunjukkan kepada petugas di lapangan.