Senin, Desember 6, 2021
Categories:

Kereta Cepat JKT-BDG Diklaim Punya Tingkat Keamanan Tinggi

kereta-cepat-jakarta-bandung Kereta Cepat JKT-BDG Diklaim Punya Tingkat Keamanan Tinggi

Triznesia.com – Kereta Cepat jakarta – Bandung memiliki tingkat keamanan yang tinggi, sebut PT Kereta Cepat Indonesia China. Kereta cepat ini mampu melesat hingga kecepatan 350 km/jam dan itu di nilai aman dari angin kencang, gempa bumi, petir dan hujan deras.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menyebutkan, tingkat keamanan KCJB tersebut didasari pada teknologi yang terpasang di sistem proteksi ancaman KCJB.

“Keamanan tentu menjadi perhatian khusus, apalagi KCJB ini nanti saat beroperasi akan melesat sampai 350 km/jam. Untuk itu, kami sudah siapkan teknologi canggih yang terpasang di lintasan dan di dalam rangkaian kereta yang dapat mencegah terjadinya bahaya,”ujar Dwiyana dalam keterangan resmi, Jumat (19/11).

Selain itu, ada juga instrumen pengamatan langsung di lapangan dengan CCTV yang terhubung ke command center KCJB untuk memberi informasi visual. Lalu, terdapat juga Internal dan Eksternal Lightning Protection System pada konstruksi KCJB.

Baca Juga: Harga BBM dan LPG Bakal Naik, Ini Alasannya

Perihal ancaman gempa, Dwiyana mengatakan, sepanjang trase KCJB akan terpasang 7 sensor yang dipasang di jarak rata-rata tiap 25 km. Sistem ini bekerja melalui setiap sensor yang akan mengirim data jika mendeteksi getaran ke Disaster Monitoring Center untuk dianalisa dan ditarik kesimpulan untuk dilakukan upaya pencegahan kecelakaan pada KCJB.

“KCJB ini proyek kolaborasi, termasuk untuk perlindungan gempa yang bekerja sama dengan BMKG. mereka sudah memiliki alat sensor yang terpasang di dekat pusat gempa jadi kita bisa dapat early information kalau ada ancaman gempa untuk segera dilakukan mitigasi,” jelas Dwiyana.

“Untuk proteksi dari ancaman angin kencang, 17 unit sensor yang bisa mengukur arah dan kecepatan angin sudah dipasang. Kalau terdeteksi akan ada hembusan angin yang membahayakan perjalanan KCJB, Kami bisa segera lakukan tindakan mitigasi,” paparnya.

SourceKumparan

RELATED ARTICLE

Latest Articles