Senin, Desember 6, 2021
Categories:

Polisi Tangkap Anggota Sindikat Copet di Sirkuit Mandalika

copet-di-mandalika-1024x525 Polisi Tangkap Anggota Sindikat Copet di Sirkuit Mandalika
Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WorldSBK, Mandalika FP2. (Photo: worldsbk.com)

TRIZNESIA.com – Aparat kepolisian menangkap empat orang terduga anggota sindikat copet dari Jakarta yang melakukan aksi pada acara balap World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam konferensi pers bersama Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata mengatakan, aksi dari sindikat copet ini berhasil terungkap berkat kerja sama pengamanan tim Polri dengan masyarakat.

“Dari giat pengamanan WSBK kemarin, empat pelaku yang terdiri dari satu pria dan tiga wanita ini tertangkap melakukan pencurian handphone milik penonton di tribun tiket hijau tosca,” ungkap Artanto di Mataram, Selasa, 23 November 2021.

Aksi mereka yang diduga sudah terencana tersebut dikuatkan dengan temuan barang bukti berupa empat unit telepon genggam, yakni satu unit merek iPhone, dan tiga lainnya bermerek Samsung. “Mereka mendapatkan barang dalam aksi di hari Minggu,” ujarnya.

Sementara, Dirreskrimum Polda NTB Kombes Hari Brata menjelaskan tiga dari empat copet ini masih ada hubungan keluarga. Mereka adalah DC (45) yang merupakan suami dari LA (41), bersama anak perempuannya berinisial DA (24). “Untuk AW (34), perempuan ini merupakan tetangga mereka di Jakarta,” ucap Hari.

Baca Juga: Keluhan Pembalap WSBK Soal Sirkuit Mandalika

Kemudian masing-masing pelaku memiliki peran berbeda. Untuk LA, jelasnya, berperan sebagai pemetik. Dia mengambil handphone korban dari dalam tas.

Kemudian anak perempuannya, DA, berperan sebagai pengalih perhatian korban. Selanjutnya, AW, berperan menerima barang dari hasil eksekusi LA.

“Setelah mendapatkan barang, LA menyerahkan ke DC. Peran dari si bapak membongkar handphone korban, membuang kartu dan membuka kode pengaman,” ujar Hari.

Hari mengatakan aksi dari sindikat copet ini terungkap dari giat pengawasan anggota kepolisian di tribun penonton.

“Jadi awalnya salah seorang pelaku tertangkap tangan oleh anggota berpakaian preman yang kita sebar di tribun. Jadi satu dapat di TKP (tribun penonton), lainnya tertangkap di Pelabuhan Lembar,” ucap dia.

SourceTempo.co

RELATED ARTICLE

Latest Articles